Pioneering of Stem Cell
Therapy Innovation in Indonesia
Therapy Innovation in Indonesia
The First cGMP-Certified Stem Cell Manufacturing Facility Established by a Pharmaceutical Company in Indonesia.

Stem Cell Therapy in Indonesia
Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cells (UCMSCs) are specialized cells capable of self-replication and secreting metabolites, known as the secretome, which facilitate cellular communication, promote healing, and provide anti-inflammatory effects—enabling tissue repair and regeneration.

Cellular
Immunotherapy
Cellular immunotherapy utilizes activated and expanded immune cells to precisely target and destroy cancer cells, providing a personalized and advanced approach to cancer treatment.
Why Choose Us?
Regenic upholds its commitment to implementing quality, safety, and ethical standards in delivering stem cell therapy in Indonesia. As the first stem cell manufacturer certified with cGMP (CPOB) by a pharmaceutical company in Indonesia, we strictly adhere to regulatory requirements and international best practices. Equipped with the latest technology and supported by highly skilled experts, our facilities ensure the highest production standards. We are proud to have obtained various certifications and practice licenses, including:
cGMP Certificate from Indonesian FDA (BPOM)
Strictly follows current Good Manufacturing Practices (cGMP) standard of Indonesian FDA (BPOM) to ensure product quality and safety.
Operating License from Indonesian Ministry of Health
Authorized by the Indonesian Ministry of Health with an official operating license for stem cell and secretome manufacturing
Experienced Team Members
Comprised of a highly experienced team with extensive industry knowledge.
Transforming Lives Through Cellular Innovation
As a pioneer of stem cell therapy in Indonesia, Regenic is proud to be the first stem cell manufacturer certified with cGMP/CPOB. We harness the potential of cell therapy to deliver innovative healthcare solutions, always upholding the highest standards of quality, safety, and ethics.
Stem cells are the "mother cells" that form the foundation for organs, tissues, blood, and the immune system. They can transform into various types of cells and support the body’s natural repair processes. Stem cells also produce secretomes — collections of bioactive molecules essential for cell communication, healing, and anti-inflammatory effects. Thanks to this potential, stem cell therapy in Indonesia continues to be scientifically developed as an innovative approach to various health issues, including research areas such as spinal cord injuries and osteoarthritis.
Latest Article
Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea
Bambang Hadi Prabowo08 Dec 2025
Rosacea merupakan kondisi kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang area wajah dan ditandai dengan tanda kemerahan, flushing, papula, pustula, bahkan telangiektasia.
Pendekatan Regeneratif Stem Cell dalam Penanganan Miom Uterus
Bambang Hadi Prabowo08 Dec 2025
Miom uterus, atau dikenal juga sebagai leiomyoma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di jaringan otot rahim (miometrium). Meski tidak bersifat kanker, miom dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti perdarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul, sering buang air kecil, hingga gangguan kesuburan.
Mengurangi Bopeng Bekas Jerawat dengan Kombinasi Stem Cell dan Secretome
Bambang Hadi Prabowo08 Dec 2025
Bopeng atau scar atrofik merupakan komplikasi jangka panjang dari jerawat yang merusak penampilan dan dapat berdampak pada kepercayaan diri. Bopeng terjadi karena gangguan proses penyembuhan luka pada kulit yang kehilangan kolagen akhirnya menyebabkan cekungan permanen.
Peran Terapi Stem Cell dalam Meningkatkan Fungsi Ovarium
Bambang Hadi Prabowo05 Dec 2025
Ovarium atau indung telur bukan hanya tempat sel telur matang, tapi juga berfungsi sebagai penghasil hormon penting seperti estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini berperan besar dalam menjaga kesuburan, keseimbangan hormon, serta kesehatan tubuh wanita secara keseluruhan.
Stem Cell untuk Penyakit Fabry: Harapan dari Terapi Genetik Regeneratif
Bambang Hadi Prabowo05 Dec 2025
Penyakit fabry merupakan gangguan genetik yang langka yang termasuk dalam kelompok penyakit penyimpanan lisosom. Penyakit ini diturunkan secara autosomal resesif. Penyakit ini muncul karena adanya mutasi gen GLA, yang menyebabkan tubuh kekurangan enzim alfa glukosidase A. Tanpa adanya enzim ini, zat yang memiliki nama Gb3 (globotriaosilseramida) menumpuk di dalam organ dan menyebabkan kerusakan progresif.
Secretome Intranasal untuk Pasien Alzheimer Stadium Awal
Bambang Hadi Prabowo05 Dec 2025
Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyebabkan penurunan progresif fungsi kognitif, termasuk memori, kemampuan berpikir, dan perilaku. Gejala awal penyakit ini dapat meliputi sulit untuk menemukan kata saat berbicara dan sulit untuk menaruh barang, meskipun gejala ini merupakan bagian dari proses menua sebenarnya hal ini merupakan tanda awal dari gangguan yang serius di otak.
.webp)
.webp)

