Sariawan Kronis Dapat Diatasi dengan Secretome

Pernahkah Anda mengalami nyeri di dalam rongga mulut yang membuat makan dan berbicara menjadi tidak nyaman? Kondisi ini bisa jadi adalah sariawan yang merupakan luka kecil di rongga mulut.

Sariawan atau ulkus mulut ini menyakitkan dan biasanya muncul pada jaringan lunak di dalam mulut, seperti lidah, pipi bagian dalam, atau gusi. 

Pada umumnya, dalam waktu rentang satu atau dua minggu, sariawan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, pada sebagian orang, sariawan bisa menjadi penyakit serius yang berulang dan berlangsung lama, yang dapat mengganggu kualitas hidup sehari-hari.

Gejala sariawan kronis meliputi luka putih kekuningan dan sering dikelilingi tepi merah, nyeri tajam atau rasa terbakar terutama saat makan makanan pedas atau asam, dan terkadang disertai pembengkakan ringan di sekitarnya.

Penyebab sariawan sangat beragam, mulai dari trauma fisik (seperti tergigit atau sikat gigi terlalu keras), stres, kekurangan vitamin B12 atau zat besi, alergi makanan, hingga penyakit autoimun. Dalam beberapa kasus, sariawan bisa menjadi tanda dari penyakit sistemik yang lebih serius.

Sariawan kronis biasanya lebih sulit disembuhkan karena proses inflamasi yang terus berlangsung dan regenerasi jaringan yang lambat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan terapi yang tidak hanya mengurangi nyeri, tetapi juga mempercepat perbaikan jaringan. Salah satu terapi yang berpotensi adalah terapi secretome.

Baca Artikel Lainnya Secretome untuk Menenangkan Kulit yang Meradang

Mekanisme Secretome dalam Menyembuhkan Sariawan Kronis

Secretome merupakan kumpulan zat bioaktif, seperti sitokin, growth factor, dan eksosom yang dihasilkan oleh stem cell (sel punca), terutama dari Mesenchymal Stem Cell (MSC), yang berperan dalam merangsang penyembuhan jaringan dan menekan peradangan.

Dalam konteks sariawan, secretome bekerja melalui beberapa mekanisme utama, diantaranya menekan jalur inflamasi seperti TLR4 (Toll-Like Receptor 4) dan NF-κB serta mengubah fenotip makrofag dari M1 (pro-inflamasi) menjadi M2 (antiinflamasi), sehingga mempercepat resolusi peradangan.

Zat bioaktif dalam secretome juga merangsang proliferasi sel epitel mukosa mulut, mempercepat re-epitelisasi penutupan luka, dan memperkuat penghalang mukosa terhadap infeksi sekunder. Secara keseluruhan, Secretome tidak hanya mempercepat penyembuhan tetapi juga mengurangi kemungkinan luka kembali kambuh dengan membentuk jaringan yang lebih sehat.

Manfaat Terapi Secretome untuk Sariawan Kronis

Terapi secretome menawarkan berbagai manfaat dibandingkan pengobatan konvensional. Pertama, bekerja secara langsung pada akar permasalahan, yaitu inflamasi kronis dan kerusakan jaringan.

Kedua, terapi ini berpotensi membantu mempercepat proses penyembuhan luka, karena dapat merangsang regenerasi jaringan secara alami. Terapi secretome juga memiliki potensi dalam menurunkan peradangan, yang merupakan faktor utama dalam perkembangan sariawan kronis.

Penggunaan secretome dalam bentuk gel topikal membuat aplikasi menjadi mudah, aman, dan tidak menimbulkan reaksi penolakan imun, karena tidak mengandung sel hidup. Secretome menunjukkan efektivitas tinggi bahkan pada ulkus yang sulit disembuhkan dengan terapi konvensional.

Prosedur Terapi Secretome untuk Sariawan

Prosedur terapi secretome umumnya dilakukan secara topikal menggunakan gel yang mengandung secretome , seperti AdMSC Metabolite Gel. Penggunaan dilakukan beberapa kali sehari, biasanya selama 3–7 hari, tergantung pada luas dan kedalaman luka.

Selama pengobatan, pasien tidak memerlukan tindakan invasif atau penggunaan antibiotik sistemik. Terapi ini terbukti tidak menyebabkan iritasi maupun efek samping signifikan, sehingga aman digunakan untuk pasien dengan kondisi luka kronis.

Baca Artikel Lainnya Bagaimana Stem Cell Membantu Memudarkan Garis Halus

Penelitian dan Studi Klinis

Salah satu penelitian dengan judul “Dampened inflammatory response in oral ulcer after topical therapy of adipose mesenchymal stem cell secretome” menunjukkan efektivitas Adipose Mesenchymal Stem Cell Secretome(AdMSCM) dengan menggunakan model tikus untuk meniru sariawan.

Gel yang dioleskan pada sariawan tikus mempercepat penyembuhan dengan cara mengurangi peradangan. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan ekspresi TLR4 dan NF-κB (penanda inflamasi), serta mengarahkan makrofag ke tipe M2 yang bersifat antiinflamasi. Tikus yang diobati menunjukkan hasil penyembuhan yang lebih baik dibandingkan yang tidak diobati.

Secretome sebagai salah satu pendekatan terapi regeneratif yang menjanjikan dan berpotensi untuk sariawan kronis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat efektivitas dan keamanannya.

Namun demikian, konsultasi dengan tenaga medis berkompeten sangat disarankan, agar pengobatan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. Untuk info lebih lanjut mengenai terapi stem cell dan secretome, Anda dapat menghubungi layanan mitra Regenic.

Sumber Referensi

  1. Ichi, E., Triwahyuni, I. E., & Sari, D. (2023). Accelerating wound healing of traumatic ulcer with topical application of dental pulp mesenchymal stem cell secretome and Robusta green coffee bean extract combination in vivo. Pesquisa Brasileira em Odontopediatria e Clínica Integrada. https://doi.org/10.1590/pboci.2023.018
  2. Suhandi, C., Mohammed, A. F., Wilar, G., El-Rayyes, A., & Wathoni, N. (2023). Effectiveness of mesenchymal stem cell secretome on wound healing: A systematic review and meta-analysis. Tissue Engineering and Regenerative Medicine, 20, 1053–1062. https://doi.org/10.1007/s13770-023-00570-9
  3. Wicaksono, S., Nur’aeny, N., Susanto, H., Nugraha, A. P., & Ernawati, D. (2024). Dampened inflammatory response in oral ulcer after topical therapy of adipose mesenchymal stem cell secretome. Journal of Taibah University Medical Sciences, 19, 847–855. https://doi.org/10.1016/j.jtumed.2024.07.006
  4. Wicaksono, S., Rahmahani, J., Ernawati, D., Rantam, F., Budhy, T., Nugraha, A., Nur, R. M., Indrastie, N., Ramadhani, N. F., & Noor, T. (2024). Mesenchymal stem cell secretome as novel regenerative approach in oral ulcerative lesions management: A review. Research Journal of Pharmacy and Technology. https://doi.org/10.52711/0974-360X.2024.00223

Recommendation For You

article

Pendekatan Regeneratif Stem Cell dalam Penanganan Miom Uterus

Umum08 Dec 2025

Miom uterus, atau dikenal juga sebagai leiomyoma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di jaringan otot rahim (miometrium). Meski tidak bersifat kanker, miom dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti perdarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul, sering buang air kecil, hingga gangguan kesuburan.

article

Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea

Kulit08 Dec 2025

Rosacea merupakan kondisi kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang area wajah dan ditandai dengan tanda kemerahan, flushing, papula, pustula, bahkan telangiektasia.

article

Mengurangi Bopeng Bekas Jerawat dengan Kombinasi Stem Cell dan Secretome

Kulit08 Dec 2025

Bopeng atau scar atrofik merupakan komplikasi jangka panjang dari jerawat yang merusak penampilan dan dapat berdampak pada kepercayaan diri. Bopeng terjadi karena gangguan proses penyembuhan luka pada kulit yang kehilangan kolagen akhirnya menyebabkan cekungan permanen.