Terapi Stem Cell untuk Mempercepat Pemulihan Erysipelas

Bakteri Streptococcus pyogenes bisa menyebabkan infeksi kulit akut yang dinamakan Erisipelas atau Erysipelas. Penyakit ini menyerang lapisan dermis dan jaringan limfatik, yang menyebabkan kulit menjadi merah, nyeri, panas, hingga bengkak pada area yang terpapar. Wajah menjadi salah satu tempat area yang sering terpapar Erysipelas.

Erysipelas memiliki gejala yang cepat berkembang dan ditandai dengan demam, tubuh menggigil, dan lemas. Erysipelas yang sudah kronis akan menyebabkan lepuhan dan komplikasi lain, diagnosis didapatkan dari hasil pemeriksaan fisik dan gejala-gejala yang timbul. 

Penyebab utamanya adalah infeksi melalui luka kecil di kulit, seperti goresan, gigitan serangga, atau luka kaki diabetik. Faktor risiko termasuk usia lanjut, gangguan sistem imun, dan kondisi kulit seperti eczema atau athlete’s foot.

Antibiotik tetap menjadi lini pertama terapi. Namun pada kasus berulang atau berat, pemulihan jaringan dapat lambat dan meningkatkan risiko komplikasi, seperti selulitis atau ulkus. Pendekatan baru seperti terapi Stem Cell (Sel Punca) mulai diperhitungkan.

Mekanisme Stem Cell dalam Pemulihan Erysipelas

Pemulihan Erysipelas dengan menggunakan Stem Cell (Sel Punca) untuk percepat  penyembuhan paparan infeksi dengan dua cara potensial, yaitu jaringan yang rusak diperbaiki dengan meredakan peradangan. 

Stem Cell (Sel Punca) dinilai dapat membantu dalam modulasi respon imun.

Aktivitas berlebihan sel imun yang dapat membuat peradangan semakin buruk dapat membuat peradangan semakin buruk. Pada kondisi luka kronis, efek serupa pada terapi Stem Cell (Sel Punca) berpotensi mempercepat penyembuhan luka.

Baca Artikel Lainnya Manfaat Secretome untuk Penyakit Kulit Autoimun seperti Psoriasis

Jenis Stem Cell yang Efektif untuk Terapi Erysipelas

Beberapa jenis Stem Cell (Sel Punca) yang potensial untuk terapi Erysipelas salah satunya adalah Mesenchymal Stem Cells (MSCs). Sel ini diperoleh dari tali pusat atau jaringan lemak, potensial dalam menekan peradangan dan mempercepat regenerasi kapiler darah dan kulit.

Meskipun belum digunakan secara rutin dalam kasus Erysipelas, berbagai penelitian yang mendalami terapi Stem Cell (Sel Punca) menilai terapi ini efektif dalam kasus luka infeksi kronik, serta juga pada kasus ulkus atau luka bakar.

Manfaat Stem Cell untuk Mempercepat Pemulihan Erysipelas

Berikut adalah potensi manfaat terapi Stem Cell (Sel Punca) dalam mempercepat pemulihan Erysipelas:

  • Mempercepat regenerasi kulit: Pembentukan jaringan baru yang dirangsang oleh Stem Cell (Sel Punca) dan kolagen menggantikan kulit area yang terpapar.
  • Mengurangi inflamasi: Menghambat sitokin pro-inflamasi seperti IL-6 dan TNF-α yang berkontribusi terhadap pembengkakan dan nyeri.
  • Meningkatkan aliran limfatik: Stem Cell (Sel Punca) dapat membantu perbaiki sirkulasi lokal

Prosedur Terapi Stem Cell untuk Mempercepat Pemulihan Erysipelas

Prosedur pemberian Stem Cell (Sel Punca) mungkin dilakukan secara lokal (injeksi subkutan) atau sistemik tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan Erysipelas. Sumber Stem Cell (Sel Punca) mungkin berasal dari pasien sendiri (autologus) atau pun dari donor (allogenic).

Langkah umum yang sedang dikembangkan untuk terapi stem cell meliputi: pengambilan jaringan donor, isolasi sel punca, lalu penyuntikan ke area yang terdampak setelah infeksi akut atau diberikan melalui infus tergantung penilaian dokter atas kondisi pasien.

Protokol ini mirip dengan pendekatan pada terapi ulkus diabetik atau luka bakar, di mana Stem Cell (Sel Punca) berpotensi mempercepat penyembuhan setelah fase infeksi terkendali. Keamanan terapi Stem Cell (Sel Punca) telah didokumentasikan dalam banyak studi luka infeksius, meski uji klinis spesifik untuk Erysipelas masih harus diteliti lebih lanjut.

Baca Artikel Lainnya Peran Stem Cell dalam Menjaga Hidrasi Kulit

Studi Klinis dan Bukti Ilmiah

Studi klinis yang secara langsung meneliti terapi Stem Cell (Sel Punca) untuk Erysipelas masih dalam tahap pengembangan dan penelitian. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa terapi Stem Cell (Sel Punca) efektif dalam mempercepat penyembuhan luka infeksi yang serupa.

Pada penelitian yang berjudul “Local injection of bone-marrow derived mesenchymal stromal cells alters a molecular expression profile of a contact frostbite injury wound and improves healing in a rat model” menggunakan model tikus yang memiliki luka Frostbite dan hasil penelitian menunjukkan MSCs mempercepat penyembuhan dan mengurangi inflamasi kulit secara signifikan.

Penelitian lain yang berjudul “Extracellular vesicles from human hepatic progenitor cells accelerate deep frostbite wound healing” menunjukkan bahwa Stem Cell (Sel Punca) juga menunjukkan hasil luar biasa dalam regenerasi kulit pasca-bakar dan luka kronik dengan meningkatkan ekspresi VEGF dan kolagen.

Jika melihat kondisi kulit lain yang sudah diteliti sebelumnya, Stem Cell (Sel Punca) juga memiliki potensi dalam mempercepat pemulihan Erysipelas dengan memperbaiki jaringan kulit, menekan peradangan, dan mencegah komplikasi. Meskipun belum diterapkan secara luas, bukti dari terapi luka lain menunjukkan potensi besar yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut.

Regenic hadir untuk anda, memberikan informasi mengenai efektivitas dan keamanan dalam Terapi Stem Cell (Sel Punca). Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter untuk mendapatkan terapi yang tepat.

Sumber Referensi 

  • Volkova, M. V., Boyarintsev, V. V., Trofimenko, A., et al. (2022). Local injection of bone-marrow derived mesenchymal stromal cells alters a molecular expression profile of a contact frostbite injury wound and improves healing in a rat model. Burns. https://doi.org/10.1016/j.burns.2022.04.014
  • Zhang, N., Yu, X., Li, W., et al. (2021). Extracellular vesicles from human hepatic progenitor cells accelerate deep frostbite wound healing. Journal of Tissue Viability, 30(4), 435–444. https://doi.org/10.1016/j.jtv.2021.10.009
  • Michael, Y., & Shaukat, N. M. (2019, Desember 20). Erysipelas. In StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Diakses dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532247/
  • Mousaei Ghasroldasht, M., Seok, J., Park, H. S., Liakath Ali, F. B., & Al-Hendy, A. (2022). Stem Cell Therapy: From Idea to Clinical Practice. International journal of molecular sciences, 23(5), 2850. https://doi.org/10.3390/ijms23052850
  • Farabi, B., Roster, K., Hirani, R., Tepper, K., Atak, M. F., & Safai, B. (2024). The Efficacy of Stem Cells in Wound Healing: A Systematic Review. International journal of molecular sciences, 25(5), 3006. https://doi.org/10.3390/ijms25053006

Recommendation For You

article

Pendekatan Regeneratif Stem Cell dalam Penanganan Miom Uterus

Umum08 Dec 2025

Miom uterus, atau dikenal juga sebagai leiomyoma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di jaringan otot rahim (miometrium). Meski tidak bersifat kanker, miom dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti perdarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul, sering buang air kecil, hingga gangguan kesuburan.

article

Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea

Kulit08 Dec 2025

Rosacea merupakan kondisi kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang area wajah dan ditandai dengan tanda kemerahan, flushing, papula, pustula, bahkan telangiektasia.

article

Mengurangi Bopeng Bekas Jerawat dengan Kombinasi Stem Cell dan Secretome

Kulit08 Dec 2025

Bopeng atau scar atrofik merupakan komplikasi jangka panjang dari jerawat yang merusak penampilan dan dapat berdampak pada kepercayaan diri. Bopeng terjadi karena gangguan proses penyembuhan luka pada kulit yang kehilangan kolagen akhirnya menyebabkan cekungan permanen.