Peran Secretome dalam Terapi Gout Kronis

Gout kronis merupakan tahap lanjutan dari penyakit gout yaitu kondisi peradangan sendi dalam waktu yang lama. Hal ini terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat di dalam atau sekitar sendi. Penumpukan ini terjadi karena kadar asam urat yang tinggi. Jika tidak ditangani dengan baik, terbentuknya tophi (benjolan kristal keras) dapat merusak struktur sendi secara bertahap.. 

Gejala khasnya yaitu nyeri sendi, bengkak, memiliki warna kemerahan di area yang sakit dan gerakan sendi yang terbatas. Pada fase kronis, tophi sering berkembang, mengubah bentuk sendi dan memperburuk nyeri yang dapat menetap. 

Faktor utama penyebab penyakit ini karena adanya masalah metabolisme asam urat. Hal ini terjadi karena dua faktor yaitu tubuh memproduksi terlalu banyak atau ginjal tidak mampu membuangnya dengan baik. Maka dari itu dengan mengonsumsi makanan yang tinggi purin, alkohol, akan memperburuk kondisi ini. 

Walaupun sudah mengonsumsi obat penurunan asam urat yang dapat mengontrol kadar asam di dalam darah, peradangan dapat terjadi jika kristal MSU menumpuk. Maka dari itu sedang diteliti pendekatan terapi yang bersifat anti inflamasi yang diharapkan membantu perbaikan jaringan, yaitu dengan terapi secretome

Mekanisme Secretome dalam Mengurangi Peradangan Gout

Secretome merupakan kumpulan senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh stem cell (sel punca). Kumpulan senyawa yang ada termasuk eksosom, zat anti inflamasi seperti IL-10 dan TGF-β, serta berbagai faktor pertumbuhan. Secretome berpotensi menurunkan zat pemicu peradangan yang mungkin meningkatkan kristal asam urat.

Baca Artikel Lainnya: Manfaat Kombinasi Stem Cell dan Secretome dalam Pemulihan Cedera Saraf

Manfaat Secretome dalam Penanganan Gout Kronis

Secretome memberikan banyak manfaat yang menjanjikan bagi pasien yang menderita gout kronis diantaranya yaitu mengurangi zat pemicu peradangan, karena secretome berpotensi menurunkan kadar IL-1β dan IL-18 dimana kedua zat ini dapat memicu peradangan hebat pada gout. 

Manfaat lainnya yaitu potensinya dalam menstabilkan sistem imun, karena secretome dinilai dapat menenangkan reaksi sistem kekebalan tubuh dan mencegah sel imun menyerang ke sendi secara berlebihan. 

Secretome juga berpotensi merangsang regenerasi jaringan karena kandungan faktor pertumbuhan membantu memperbaiki jaringan sendi yang rusak akibat inflamasi kronis. 

Prosedur Terapi Secretome untuk Gout Kronis

Berdasarkan penelitian, terapi secretome umumnya dilakukan dengan pemberian intravena atau injeksi lokal ke sendi yang mengalami inflamasi. Prosedurnya mencakup:

  1. Isolasi secretome dari kultur sel punca mesenkimal (MSC).
  2. Pemprosesan di laboratorium.
  3. Injeksi ke lokasi target berdasarkan evaluasi radiologis atau klinis.
  4. Pemantauan parameter inflamasi dan respons klinis.

Pada terapi eksperimental, injeksi secretome dilakukan dalam beberapa sesi terkontrol dengan interval mingguan atau bulanan.

Baca Artikel Lainnya: Stem Cell dalam Pengobatan Cedera Saraf Tulang Belakang

Studi Klinis dan Bukti Ilmiah

Penelitian yang dilakukan oleh Díaz memiliki hasil bahwa penumpukan kristal asam urat pada asam urat dengan model gout. Penelitian berikutnya dilakukan oleh Ahn memiliki hasil bahwa peradangan pada gout terjadi karena aktivitas sistem kekebalan tubuh dan zat peradangan. Kandungan alami di dalam secretome mungkin menghambat proses ini karena memiliki efek anti inflamasi. 

Penelitian yang dilakukan oleh Medina pada kelinci menunjukkan bahwa pemberian AD-MSC dinilai dapat mempercepat penyembuhan peradangan sendi akibat kristal asam urat. Efek ini terjadi melalui peningkatan COX-2, pelepasan PGE2, aktivasi makrofag M2, serta penurunan sitokin proinflamasi. AD-MSC berpotensi sebagai terapi alternatif untuk gout, terutama bagi pasien dengan keterbatasan penggunaan obat standar.

Terapi secretome menjanjikan sebagai pendekatan baru untuk menangani gout kronis dengan menargetkan akar inflamasi secara sistemik dan lokal. Studi klinis awal menunjukkan potensi pengurangan sitokin proinflamasi dan peningkatan kualitas hidup pasien dengan gout.

Untuk info lebih lanjut mengenai peran secretome dalam terapi gout kronis, Anda bisa konsultasi dengan dokter serta mendapatkan informasi dan edukasi lengkap bersama Regenic.

Sumber Referensi

  1. Ahn, E., & So, M. W. (2024). The pathogenesis of gout. Journal of Rheumatic Diseases, 32, 8–16. https://doi.org/10.4078/jrd.2024.0054
  2. Apriningsih, H., et al. (2023).The Degree of Inflammation and Length of Hospital Stay in Acute Exacerbation of COPD Patients After Secretome Administration. Jurnal Respirologi Indonesia. https://doi.org/10.36497/jri.v43i1.390
  3. Díaz-Torné, C., et al. (2021). The inflammatory role of silent urate crystal deposition in intercritical gout. Rheumatology. https://doi.org/10.1093/rheumatology/keab335
  4. Medina, J. P., Bermejo‑Álvarez, I., Pérez‑Baos, S., Yáñez, R., Fernández‑García, M., García‑Olmo, D., Mediero, A., Herrero‑Beaumont, G., & Largo, R. (2023). MSC therapy ameliorates experimental gouty arthritis hinting an early COX‑2 induction. Frontiers in Immunology, 14, 1193179.https://doi.org/10.3389/fimmu.2023.1193179

Recommendation For You

article

Pendekatan Regeneratif Stem Cell dalam Penanganan Miom Uterus

Umum08 Dec 2025

Miom uterus, atau dikenal juga sebagai leiomyoma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di jaringan otot rahim (miometrium). Meski tidak bersifat kanker, miom dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti perdarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul, sering buang air kecil, hingga gangguan kesuburan.

article

Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea

Kulit08 Dec 2025

Rosacea merupakan kondisi kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang area wajah dan ditandai dengan tanda kemerahan, flushing, papula, pustula, bahkan telangiektasia.

article

Mengurangi Bopeng Bekas Jerawat dengan Kombinasi Stem Cell dan Secretome

Kulit08 Dec 2025

Bopeng atau scar atrofik merupakan komplikasi jangka panjang dari jerawat yang merusak penampilan dan dapat berdampak pada kepercayaan diri. Bopeng terjadi karena gangguan proses penyembuhan luka pada kulit yang kehilangan kolagen akhirnya menyebabkan cekungan permanen.