Hiperlipidemia adalah kondisi ketika kadar lemak di dalam darah seperti kolesterol dan trigliserida terlalu tinggi. Sehingga kondisi ini menjadi salah satu penyebab penyakit jantung, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah.
Sebagian besar penderita hiperlipidemia tidak memiliki gejala hingga komplikasi serius seperti nyeri dada, serangan jantung, atau stroke. Dalam beberapa kasus ini dapat menyebabkan benjolan lemak di bawah kulit yang disebut xanthoma sebagai tanda penumpukan lemak berlebih.
Penyebab terjadinya hiperlipidemia dibagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Penyebab primer berasal dari genetik, sedangkan penyebab sekunder berasal dari gaya hidup yang tidak sehat.
Faktor risiko yang dapat dicegah yaitu pola makan lemak yang tinggi, kurang olahraga, obesitas, dan kebiasaan merokok. Tatalaksana hiperlipidemia umumnya dapat dilakukan dengan menggunakan obat dan perubahan gaya hidup, namun saat ini sedang berkembang penelitian mengenai tatalaksana hiperlipidemia menggunakan Stem cell yang diharapkan dapat memperbaiki kondisi tubuh hingga ke akar permasalahannya.
Baca Artikel Lainnya: Potensi Sel Punca Atasi Cacat Jantung Bawaan
Mekanisme Stem Cell dalam Menangani Komplikasi Hiperlipidemia
Stem cell (sel punca) adalah sel yang belum terspesialisasi dan memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi (berkembang menjadi berbagai jenis sel) serta memperbaharui diri. Salah satu jenis stem cell dewasa yang banyak diteliti adalah Mesenchymal Stem Cell (MSC).
Penelitian menunjukkan bahwa MSC memiliki potensi untuk membantu memperbaiki kerusakan jaringan terkait hiperlipidemia. Potensi ini didukung oleh sifat biologis MSC, seperti efek antiinflamasi, antioksidan, dan kemampuannya mendukung regenerasi sel.
Pada kasus hiperlipidemia yang menyebabkan gangguan pada jaringan tulang atau jantung, studi menunjukkan bahwa MSC dapat berkontribusi pada pemulihan fungsi jaringan. Mekanisme yang diamati antara lain peningkatan proses autophagy (pembersihan seluler yang penting) dan perbaikan dalam kemampuan sel untuk tumbuh dan berkembang secara lebih normal.
Jenis Stem Cell yang Digunakan dalam Terapi Hiperlipidemia
Mesenchymal stem cell merupakan jenis stem cell (sel punca) yang diteliti paling sering digunakan karena berpotensi mengurangi peradangan dan memperbaiki fungsi dinding pembuluh darah yang terganggu pada penderita hiperlipidemia.
Induced pluripotent stem cell atau iPSC terbuat dari sel tubuh dewasa dan dimodifikasi menjadi sel induk. iPSC juga sedang dikembangkan dengan mutasi genetik penyebab hiperlipidemia dan digunakan untuk memahami penyakit yang dialami dari berbagai jenis terapi. Penggunaannya masih dalam tahap penelitian.
Baca Artikel Lainnya: Terapi Stem Cell untuk Gagal Jantung, Apa Kata Penelitian?
Manfaat Terapi Stem Cell dalam Menangani Komplikasi Hiperlipidemia
Terapi berbasis Mesenchymal Stem Cells (MSC) menunjukkan potensi dalam menangani komplikasi jaringan yang disebabkan oleh hiperlipidemia kronis. Studi praklinis menunjukkan bahwa MSC berpotensi mengurangi kerusakan jaringan, terutama pada tulang dan sistem kardiovaskular, yang rentan mengalami kerusakan akibat peradangan kronis dan stres oksidatif akibat hiperlipidemia.
Salah satu mekanisme yang diteliti adalah potensi MSC untuk memodulasi keseimbangan antara pembentukan tulang (osteogenesis) dan pembentukan lemak (adipogenesis). Penelitian pada model seluler dan hewan menunjukkan bahwa efek ini mungkin melibatkan pengaruh terhadap jalur pensinyalan kunci seperti AMPK/mTOR, yang mengatur metabolisme sel dan diferensiasi.
Selain itu, efek imunomodulatori MSC yang kuat berperan penting dalam meredakan peradangan kronis yang dipicu oleh faktor-faktor seperti akumulasi LDL teroksidasi (oxLDL) dalam kondisi hiperlipidemia.
Prosedur Terapi Stem Cell pada Pasien Hiperlipidemia
Prosedur terapi ini sedang dikembangkan dalam penelitian, yang dilakukan dengan cara seperti berikut:
- Isolasi MSC dari jaringan donor atau pasien.
- Kultur di laboratorium.
- Pemberian melalui injeksi intravena atau lokal ke jaringan yang rusak.
- Pemantauan biomarker lipid dan fungsi jaringan pasca injeksi.
Penggunaan MSC juga dapat dikombinasikan dengan agen pendukung seperti rapamycin untuk meningkatkan autophagy dan diferensiasi osteogenik(Shang et al., 2020). Pemberian terapi MSC dilakukan berdasarkan penilaian dokter atas kondisi pasien.
Baca Artikel Lainnya: Terapi Stem Cell untuk Membantu Regenerasi Sel Darah pada Anemia
Studi Klinis dan Temuan Ilmiah
Penelitian yang dilakukan oleh Shang memiliki hasil bahwa hiperlipidemia dapat mengganggu kemampuan stem cell yang sudah dimiliki di sumsum tulang untuk berubah menjadi sel tulang. Namun gangguan ini dapat diperbaiki dengan penginduksian autophagy seperti rapamycin, yang membantu membersihkan sel dari zat berbahaya.
Penelitian berikutnya yang dilakukan oleh Li menunjukan hasil bahwa pemberian terapi induced pluropient stem cell (iPSC) pada hiperlipidemia familial yang digunakan untuk mempelajari kelainan genetik, berpotensi membaik dengan terapi sel.
Terapi stem cell memiliki potensi besar dalam menangani komplikasi hiperlipidemia dengan memperbaiki jaringan rusak, menekan inflamasi, dan memulihkan fungsi metabolik. Meskipun sebagian besar data masih pra-klinis, hasilnya sangat menjanjikan untuk terapi regeneratif masa depan.
Untuk info lebih lanjut mengenai peran stem cell dalam menangani komplikasi hiperlipidemia, Anda bisa konsultasi dengan Dokter serta mendapatkan informasi dan edukasi lengkap bersama Regenic.
Sumber Referensi:
- Li, Z., Zhang, X., Li, X., Yang, Y., Xin, H., Yang, X., Liu, N., Gai, Z., & Liu, Y. (2021).A non-integrated iPSC line (SDQLCHi042-A) from a boy suffering from familial combined hyperlipidemia with compound heterozygous mutations of lipoprotein lipase gene. Stem Cell Research, 53, 102313. https://doi.org/10.1016/j.scr.2021.102313
- Li, X., Li, Y., Yu, H., Men, L. L., Deng, G., Liu, Z., & Du, J. L. (2025).Oxidized Low-Density Lipoprotein Decreases the Survival of Bone Marrow Stem Cells via Inhibition of Bcl-2 Expression. Tissue Engineering Part A. https://doi.org/10.1089/ten.TEA.2024.0025
- Malé, C., Swathi, V., Kumar, D. S., Karishma, K., & Yunus, M. S. (2021). Hyperlipidemia condition and novel-drug therapies: An overall study. Journal of Pharmaceutical Research International.https://doi.org/10.9734/jpri/2021/v33i40B32277
- Shang, Z., Zhang, T., Jiang, M., Yin, X. X., Sun, H., & Liang, X. (2020). High-carbohydrate, High-fat Diet-induced Hyperlipidemia Hampers the Differentiation Balance of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cells by Suppressing Autophagy via the AMPK/ mTOR Pathway in Rat Models. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-42244/v1