Terapi Gabungan Stem Cell dan Secretome untuk Cedera Akibat Hipotermia

Hipotermia adalah kondisi yang terjadi ketika suhu tubuh di bawah 35°C. Seperti yang kita ketahui, suhu normal tubuh sekitar 36,5-37,5°C agar organ dapat bekerja dengan baik. Jika suhu tubuh rendah maka dapat mengganggu cara kerja otak, jantung dan organ lainnya. 

Penyebab terjadinya hipotermia yaitu terlalu lama terpapar cuaca dingin tanpa menggunakan perlindungan yang cukup, Namun, kondisi ini terjadi karena cedera berat, kehilangan banyak darah, atau efek anestesi selama operasi. 

Gejala awalnya yaitu menggigil, kulit menjadi pucat, sulit menggerakan tubuh dengan leluasa. Jika kondisi ini semakin parah maka penderita akan kebingungan, sulit bicara, detak jantung menjadi lambat berdetak, pingsan, hingga kematian mendadak jika tidak segera ditolong. 

Hipotermia dapat merusak jaringan tubuh karena aliran darah dan oksigen ke sel menjadi terganggu, serta munculnya stres oksidatif dan kematian sel. Otak, jantung, dan ginjal sangat rentan terhadap kerusakan. Maka dari itu terapi regeneratif dibutuhkan untuk membantu memperbaiki jaringan yang rusak akibat hipotermia. 

Baca Artikel Lainnya: Secretome untuk Pemulihan Saraf Pasien Cedera Otak Ringan

Mekanisme Kerja Terapi Gabungan Stem Cell dan Secretome pada Cedera Hipotermia

Terapi gabungan dengan menggunakan stem cell dan secretome dapat bekerja sama dengan saling mendukung. Mesenchymal Stem Cell (MSC) dapat berubah menjadi berbagai jenis yang dapat membantu memperbaiki jaringan yang rusak. Secretome sendiri memiliki kandungan zat didalamnya berupa eksosom, sitokin, dan faktor pertumbuhan. 

Pada kondisi ini cedera akibat hipotermia dapat dibantu dengan menggunakan secretome karena dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi jaringan yang rusak. Sehingga kombinasi ini dapat membuat proses penyembuhan berlangsung menjadi lebih cepat. 

Manfaat Terapi Gabungan untuk Pemulihan Pasca Hipotermia

Manfaat utama dari terapi gabungan yaitu dapat melindungi sel dari kerusakan dan membantu bertahan hidup di area yang terdampak cedera. Kemudian dapat membantu pembentukan jaringan baru karena stem cell (sel punca) dapat berubah menjadi sel yang dibutuhkan bagi tubuh. Manfaat lainnya yaitu dapat mengurangi peradangan yang terjadi di lokasi cedera, sehingga jaringan dapat kembali ke dalam kondisi normal. 

Prosedur Terapi Gabungan Stem Cell dan Secretome untuk Regenerasi Pasca Hipotermia

Peneliti menggunakan sel otak tikus dari embrio untuk membuat model cedera otak akibat kekurangan oksigen (hipoksia). Sel-sel ini dikultur selama 3 hari dalam kondisi mirip tubuh manusia, lalu diberi perlakuan kekurangan oksigen dan glukosa (OGD) selama 90 menit untuk meniru kerusakan otak seperti yang terjadi pada bayi baru lahir.

Setelah itu, sel-sel dipulihkan melalui proses yang disebut reperfusi, yaitu pengembalian oksigen dan nutrisi. Proses ini dilakukan pada tiga suhu berbeda:

  • 37°C (normal),
  • 34°C (hipotermia sedang),
  • 25°C (hipotermia berat).

Setelah 2 jam masa pemulihan, sel punca mesenkimal manusia (MSC) ditambahkan ke dalam kultur. Sel punca ini tidak hanya membantu perbaikan jaringan secara langsung, tapi juga melepaskan zat bioaktif (secretome) yang mendorong regenerasi dan mengurangi kerusakan sel saraf.

Meski masih dalam tahap laboratorium, model ini menunjukkan bagaimana gabungan stem cell dan secretome dapat membantu memperbaiki otak yang rusak setelah mengalami cedera akibat hipotermia. 

Baca Artikel Lainnya: Secretome untuk Mempercepat Penyembuhan Cedera Tendon Achilles

Studi dan Bukti Klinis

Penelitian yang dilakukan oleh Kaneko memiliki hasil bahwa kombinasi terapi suhu dingin sedang dan Mesenchymal Stem Cell (MSC) pada tikus dengan cedera otak akibat hipoksia meningkatkan kelangsungan hidup sel dan fungsi mitokondria. 

Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Xia memiliki hasil bahwa manfaat terapi MSC lebih banyak berasal dari zat yang dikeluarkan sel, bukan dari penggantian sel secara langsung, sehingga dapat mendukung penggunaan secretome sebagai terapi tambahan.

Berikutnya penelitian yang dilakukan oleh Sari memiliki hasil bahwa secretome secara keseluruhan dapat mengurangi peradangan, memperbaiki organ yang rusak, dan meningkatkan angka keselamatan pada pasien. 

Terapi gabungan stem cell dan secretome menawarkan solusi regeneratif yang menjanjikan untuk cedera akibat hipotermia. Dengan efek sinergis dalam menekan inflamasi, memperbaiki jaringan, dan meningkatkan kelangsungan hidup sel, pendekatan ini berpotensi besar menjadi terapi masa depan dalam perawatan pasien hipotermia berat.

Untuk info lebih lanjut mengenai terapi gabungan stem cell dan secretome untuk cedera akibat hipotermia, Anda bisa mendapatkan informasi dan edukasi lengkap bersama Regenic

Sumber Referensi

  1. Kaneko, Y., Tajiri, N., Su, T., Wang, Y., & Borlongan, C. V. (2012). Combination treatment of hypothermia and mesenchymal stromal cells amplifies neuroprotection in primary rat neurons exposed to hypoxic-ischemic-like injury in vitro: Role of the opioid system. PLoS ONE, 7(10), e47583. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0047583
  2. Sari, M. I., Jusuf, N., Munir, D., Putra, A., Putra, I. B., Bisri, T., Farhat, F., Ilyas, S., & Muhar, A. M. (2024). Mesenchymal stem cell secretome therapy on inflammation: A systematic review. Journal of Pharmacy & Pharmacognosy Research, 12(1), 39–50. https://doi.org/10.56499/jppres23.1726_12.1.39
  3. Xia, J., Arai, S., & Haider, K. H. (2021). Researches and applications of stem cell secretome. In Stem Cells: From Potential to Promise (pp. 133–154). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-16-0301-3_7

Recommendation For You

article

Pendekatan Regeneratif Stem Cell dalam Penanganan Miom Uterus

Umum08 Dec 2025

Miom uterus, atau dikenal juga sebagai leiomyoma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di jaringan otot rahim (miometrium). Meski tidak bersifat kanker, miom dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti perdarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul, sering buang air kecil, hingga gangguan kesuburan.

article

Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea

Kulit08 Dec 2025

Rosacea merupakan kondisi kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang area wajah dan ditandai dengan tanda kemerahan, flushing, papula, pustula, bahkan telangiektasia.

article

Mengurangi Bopeng Bekas Jerawat dengan Kombinasi Stem Cell dan Secretome

Kulit08 Dec 2025

Bopeng atau scar atrofik merupakan komplikasi jangka panjang dari jerawat yang merusak penampilan dan dapat berdampak pada kepercayaan diri. Bopeng terjadi karena gangguan proses penyembuhan luka pada kulit yang kehilangan kolagen akhirnya menyebabkan cekungan permanen.