Regenic Wakili Indonesia Di Ajang Stem Cell Tingkat Dunia

Pada tanggal 13-15 Agustus 2025 di Manly Pacific Hotel, Sydney, Australia, Regenic by Kalbe diwakili Dr. Harry Murti, selaku Head of Manufacturing Regenic, Kalbe Farma Indonesia, turut andil dalam ajang ilmiah internasional mengenai pengembangan terapi regeneratif berbasis sel punca dan teknologi RNA sintetis, ISCT ANZ 2025 Regional Meeting. Dalam kesempatan ini, Dr. Harry akan mempresentasikan topik “GMP-compliant production of footprint-free hiPSCs via synthetic self-replicating RNA from patient and healthy donor cells; A scalable platform for regenerative therapies.”

Tak hanya Dr. Harry, peneliti-peneliti muda Indonesia, yang diwakili Laurentius Toni Mahendra Selaparang, S.Si juga hadir sebagai perwakilan Stem Cell and Cancer Institute dan Regenic by Kalbe telah terpilih untuk mempresentasikan karyanya yang berjudul "Three-dimensional (3D) cultured umbilical cord MSC-derived extracellular vesicles (EV) mitigate kidney damage in chronic kidney disease (CKD) models" dalam bentuk poster di ajang ISCT ANZ 2025 ini.

Regenic berharap keikutsertaan ini dapat memperkuat posisi Indonesia di ranah global khususnya dalam bidang terapi sel dan gen secara global, serta membuka peluang kolaborasi lebih luas untuk kemajuan dunia medis. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri untuk Regenic dan bukti nyata dedikasi serta kontribusi kami dalam pengembangan terapi Stem Cell di Indonesia.

Regenic berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak inovasi, kolaborasi, dan kemajuan penelitian demi masa depan bidang kesehatan yang lebih baik.

Salam hangat kami dari Regenic.
Cell Therapy | New Hope New Life​

Recommendation For You

news

Ezra

tes23 Sep 2025

Ezra

news

Terapi Stem Cell: Harapan Baru Bagi Penderita Infeksi HIV

Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) tetap menjadi tantangan besar dalam dunia kedokteran secara global. Tercatat pada data kesehatan tahun 2022, ada sekitar 38,4 juta orang yang hidup dengan infeksi HIV.

news

Stem Cell untuk Guillain-Barré Syndrome: Terobosan Baru?

Guillain-Barré Syndrome (GBS) merupakan gangguan langka pada sistem saraf yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang saraf-saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang (sistem saraf perifer). Gejalanya bisa muncul secara tiba-tiba, mulai dari kelemahan otot, kesemutan, hingga kelumpuhan total dalam waktu singkat.