Guillain-Barré Syndrome (GBS) merupakan gangguan langka pada sistem saraf yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang saraf-saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang (sistem saraf perifer). Gejalanya bisa muncul secara tiba-tiba, mulai dari kelemahan otot, kesemutan, hingga kelumpuhan total dalam waktu singkat.
Penyebab pasti GBS belum diketahui sepenuhnya, namun seringkali penyakit ini muncul setelah seseorang mengalami infeksi virus atau bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan atau pencernaan. Pengobatan pada GBS meliputi terapi imunoglobulin intravena (IVIG) dan plasmapheresis (cuci darah untuk membuang antibodi penyebab kerusakan saraf). Namun, tidak semua pasien mengalami pemulihan total. Beberapa penderita mungkin masih mengalami gangguan saraf jangka panjang.
Pilihan pengobatan seperti seperti terapi stem cell hadir sebagai solusi yang efektif. Terapi ini diyakini dapat membantu memperbaiki kerusakan saraf, mengatur ulang sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi peradangan yang terjadi pada GBS.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stem cell memungkinkan untuk menenangkan sistem kekebalan yang terlalu aktif, yang menjadi penyebab utama kerusakan saraf pada GBS. Dengan kata lain, stem cell diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan, tetapi juga membantu mengendalikan sistem kekebalan.
Jenis Stem Cell yang Digunakan untuk Pengobatan Guillain-Barré Syndrome
- Mesenchymal Stem Cells (MSCs): MSCs merupakan jenis stem cell dewasa yang dapat ditemukan di berbagai jaringan seperti sumsum tulang, jaringan lemak, dan tali pusat. MSCs dikenal memiliki kemampuan untuk memodulasi sistem kekebalan tubuh (immunomodulator), melindungi sel-sel saraf yang rusak (neuroprotektif), dan berkemungkinan untuk merangsang pertumbuhan sel-sel saraf baru.
- Hematopoietic Stem Cells (HSCs): HSCs merupakan stem cell dewasa yang ditemukan di sumsum tulang dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan semua jenis sel darah, termasuk sel-sel sistem kekebalan tubuh. Dalam kasus GBS, pemberian HSCs sedang diuji untuk mengatasi respons autoimun yang merusak saraf. Namun, pendekatan ini masih bersifat eksperimental dan memerlukan penelitian lanjutan.
Baca Artikel Lainnya: Secretome untuk Pemulihan Stroke, Apakah Efektif?
Prosedur Terapi Stem Cell untuk Guillain-Barré Syndrome
- Pengambilan Stem Cell: Jika menggunakan jenis MSCs, stem cell dapat diambil dari sumsum tulang belakang, jaringan lemak, atau tali pusat. Sedangkan jika menggunakan jenis HSCs autologus, stem cell akan diambil dari sumsum tulang atau darah.
- Pemrosesan dan Kultur Stem Cell: Setelah diambil, stem cell akan diproses di laboratorium khusus. Stem cell akan dikembangkan atau diperbanyak dalam kultur untuk mendapatkan jumlah sel yang cukup untuk terapi.
- Pemberian Stem Cell: Stem cell yang sudah siap kemudian akan dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien.
- Pemantauan Setelah Terapi: Setelah terapi stem cell, pasien akan dipantau secara ketat untuk melihat respons terhadap pengobatan, efek samping yang mungkin timbul, dan perkembangan kondisi neurologisnya. Pemantauan ini bisa berlangsung dalam beberapa minggu, bulan, bahkan tahun.
Hasil Penelitian dan Studi Klinis
Stem Cell memiliki berbagai prosedur dan potensi dalam mengatasi pengobatan pada penyakit. Oleh karena itu, stem cell dapat menjadi pilihan untuk pengobatan Guillain-Barré Syndrome (GBS). Dengan prosedur stem cell dalam mengatasi GBS memungkinkan untuk menenangkan sistem kekebalan yang terlalu aktif, yang menjadi penyebab utama kerusakan saraf pada GBS.
Studi klinis stem cell dalam pengobatan GBS masih sangat minim. Oleh karena itu, bukti ilmiah yang mendukung penggunaan stem cell untuk mengatasi GBS masih terbatas. Namun tidak menutup kemungkinan, stem cell dapat berpotensi untuk membantu penderita GBS berdasarkan prosedur kerjanya atau jenis-jenis stem cell yang kemungkinan akan berpotensi dalam pengobatan.
Baca Artikel Lainnya: Peran Secretome dalam Memperbaiki Jaringan Otak Pasca Stroke
Potensi Masa Depan Stem Cell dalam Pengobatan Guillain-Barré Syndrome
- Regenerasi Saraf: Stem cell diharapkan dapat membantu memperbaiki kerusakan saraf sehingga berpotensi mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko gangguan saraf jangka panjang.
- Modulasi Sistem Kekebalan: Kemampuan stem cell untuk menenangkan respons imun yang berlebihan diharapkan dapat membantu menghentikan serangan terhadap saraf dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
- Kombinasi dengan Terapi Lain: Terapi stem cell memungkinkan dan berpotensi untuk dikombinasikan dengan terapi standar seperti imunoglobulin atau rehabilitasi untuk meningkatkan efektivitas pengobatan secara keseluruhan.
Stem cell hadir sebagai salah satu pilihan yang dapat membantu memperbaiki kerusakan saraf, mengatur ulang sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi peradangan yang terjadi pada GBS. Meskipun demikian, terdapat tantangan pada terapi ini termasuk dosis optimal stem cell, metode pemberian yang paling efektif, waktu terbaik untuk intervensi, dan keamanan jangka panjang terapi ini.
Uji klinis yang lebih besar dan terkontrol sangat penting untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan bahwa terapi stem cell dapat menjadi pilihan pengobatan yang aman dan efektif bagi penderita Guillain-Barré Syndrome.
Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan dari terapi sel stem cell dan secretome dalam berbagai kondisi klinis. Konsultasi dengan tenaga medis profesional sangat disarankan agar terapi ini dapat diberikan secara tepat, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medis masing-masing pasien. Untuk itu, Anda dapat menghubungi tim ahli Regenic untuk mendapatkan informasi yang akurat sesuai kebutuhan Anda.
Referensi:
- Ezio Gerdoni PhD, Barbara Gallo PhD, Simona Casazza PhD.(2007). Mesenchymal stem cells effectively modulate pathogenic immune response in experimental autoimmune encephalomyelitis. Diakses dari https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/ana.21076
- World Health Organization. (2023, August 15). Guillain–Barré syndrome. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/guillain-barrsyndrome
- Swiss Medica. (2022, September 16). Stem Cell Treatment for Guillain-Barré Syndrome (GBS). Swiss Medica. Diakses dari https://www.startstemcells.com/guillain-barre-syndrome-stem-cell-treatment.html
- Stemaid Institute. (2023, February 22). Guillain-Barré Syndrome Treatment with Stem Cell Therapy. Diakses dari https://stemaidinstitute.com/blog/guillain-barre-syndrome-treatment.html