Psoriasis adalah penyakit autoimun dan inflamasi kronis pada kulit yang ditandai dengan pergantian sel-sel kulit baru yang terlalu cepat. Penyakit ini terjadi akibat sistem imun secara keliru mengenali sel sehat pada kulit, sebagai zat asing dan memicu reaksi peradangan yang dapat menyerang dan merusak sel sehat.
Hal ini menyebabkan sel tumbuh lebih cepat dari biasanya dan menumpuk di permukaan kulit, sehingga kulit tampak kemerahan, bersisik, tebal, yang dapat disertai gatal atau nyeri, serta mudah terkelupas. Psoriasis dapat muncul di bagian tubuh mana pun, namun paling sering menyerang kulit kepala, siku, lutut, dan punggung bawah.
Gejala yang muncul dapat bervariasi setiap orang, tergantung tingkat keparahannya. Namun, secara umum gejala yang muncul berupa ruam berwarna merah disertai plak tebal dan sisik warna keperakan. Lesi ini dapat mengelupas dan berdarah jika digaruk. Pada beberapa kasus, psoriasis juga dapat memengaruhi persendian yang menimbulkan rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan, terutama pada kasus artritis psoriasis.
Penyebab pasti psoriasis belum sepenuhnya diketahui, tetapi para ahli meyakini bahwa penyakit ini melibatkan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Psoriasis berkembang karena adanya gangguan pada sistem imun, khususnya sel-T, yang memicu peradangan kronis serta proliferasi sel kulit yang tidak terkendali.
Faktor lingkungan yang dapat memicu atau memperburuk psoriasis antara lain stres, infeksi, cedera kulit, konsumsi alkohol berlebihan, dan kebiasaan merokok.
Bagaimana Secretome Membantu Psoriasis
Secretome adalah kumpulan molekul bioaktif yang diproduksi oleh sel tertentu, seperti Mesenchymal Stem Cells (MSCs), yang memiliki potensi terapeutik dalam membantu regenerasi jaringan serta mengatur respons imun tubuh. Dalam konteks psoriasis, secretome memiliki potensi dalam membantu mempercepat perbaikan kulit serta mengurangi peradangan akibat autoimun. Secretome mengandung berbagai faktor pertumbuhan dan sitokin yang berperan dalam menekan respon imun yang berlebihan serta merangsang perbaikan kulit.
Baca artikel lainnya: Secretome untuk Menenangkan Kulit yang Meradang
Manfaat Secretome untuk Penyakit Kulit Autoimun Psoriasis
Beberapa manfaat utama secretome dalam pengobatan psoriasis meliputi:
- Mendukung Regenerasi Kulit: Secretome mengandung berbagai faktor pertumbuhan yang berpotensi membantu merangsang regenerasi sel kulit, memperbaiki lesi, dan mengurangi sisik yang muncul.
- Mengurangi Peradangan: Kandungan sitokin dan molekul bioaktif dalam secretome berperan dalam membantu mengatur respon kekebalan tubuh, sehingga berpotensi mengurangi peradangan kronis yang menjadi pemicu utama psoriasis.
- Efek Samping Minimal: Terapi secretome umumnya memiliki efek samping yang lebih minimal dibandingkan dengan pengobatan konvensional seperti steroid topikal atau obat biologis.
Prosedur Terapi Secretome
Prosedur terapi secretome umumnya dilakukan dengan penggunaan produk berbasis secretome, seperti krim atau serum, yang dioleskan langsung ke area kulit yang terdampak. Terapi ini dapat dilakukan secara mandiri di rumah, namun dalam beberapa kasus juga diberikan dengan bantuan tenaga medis profesional. Selain itu, terapi secretome juga dapat dikombinasikan dengan metode lain, seperti terapi cahaya atau obat-obatan sistemik, untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Baca artikel lainnya: Rahasia Kulit Glowing dari Dalam dengan Secretome
Studi Klinis dan Temuan Terbaru
Sebuah studi yang berjudul “Efficacy of stem cell secretome loaded in hyaluronate sponge for topical treatment of psoriasis” menunjukkan potensi penggunaan secretome yang dimuat dalam spons hialuronat sebagai terapi topikal untuk psoriasis.
Penelitian ini menyoroti efek antiinflamasi dan regeneratif dari formulasi tersebut. Menggunakan model tikus dengan kondisi menyerupai psoriasis, para peneliti menemukan bahwa topikal secretome secara signifikan mampu menurunkan biomarker inflamasi, memperbaiki lesi kulit, dan mempercepat regenerasi jaringan tanpa menimbulkan efek samping.
Dengan potensinya dalam membantu regenerasi kulit yang terdampak dan mengatur respon imun, secretome menunjukkan potensi sebagai alternatif pengobatan yang efektif dan aman bagi pasien psoriasis. Namun, hal ini masih dalam tahap pengembangan dan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya secara menyeluruh.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai terapi stem cell dan pemanfaatan secretome, Anda dapat menghubungi layanan kesehatan mitra Regenic.
Sumber Referensi
- Psoriasis - Symptoms and causes. Mayo Clinic. 2025-02-21. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/psoriasis/symptoms-causes/syc-20355840
- Kaye, A. D., Thompson, N., Coreil, C. B., Amedio, L. S., Rodriguez, V. A., Vu, J. N., Ahmadzadeh, S., Kallurkar, A., Moss, T. W., Shekoohi, S., & Varrassi, G. (2025). Emerging Novel Therapies for the Treatment of Psoriasis: A Narrative Review. Cureus, 17(2), e79693. https://doi.org/10.7759/cureus.79693
- Yang, M., Wang, L., Chen, Z., Hao, W., You, Q., Lin, J., Tang, J., Zhao, X., Gao, W. Q., & Xu, H. (2022). Topical administration of the secretome derived from human amniotic epithelial cells ameliorates psoriasis-like skin lesions in mice. Stem cell research & therapy, 13(1), 393. https://doi.org/10.1186/s13287-022-03091-9
- Azzahara, S. Y., Agustina, R., & Prawitasari, S. (2024). Therapeutic Potential of Secretome-Derived Wharton’s Jelly Mesenchymal Stem Cells in Psoriasis Vulgaris: A Case Study. International Journal of Cell and Biomedical Science, 2(5), 160-166. https://doi.org/10.59278/cbs.v2i5.37
- Damayanti, R. H., Rusdiana, T., & Wathoni, N. (2021). Mesenchymal Stem Cell Secretome for Dermatology Application: A Review. Clinical, cosmetic and investigational dermatology, 14, 1401–1412. https://doi.org/10.2147/CCID.S331044
- Carrillo, D., Edwards, N., Arancibia-Altamirano, D., Otárola, F., Villarroel, C., Prieto, C. P., Villamizar-Sarmiento, M. G., Sauma, D., Valenzuela, F., Lattus, J., Oyarzun-Ampuero, F., & Palma, V. (2023). Efficacy of stem cell secretome loaded in hyaluronate sponge for topical treatment of psoriasis. Bioengineering & translational medicine, 8(2), e10443. https://doi.org/10.1002/btm2.10443