Rosacea merupakan kondisi kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang area wajah dan ditandai dengan tanda kemerahan, flushing, papula, pustula, bahkan telangiektasia.
Kondisi ini sering kali disamakan seperti jerawat atau iritasi biasa, padahal rosacea memiliki mekanisme patogenesis yang lebih kompleks, termasuk disregulasi vaskular dan inflamasi kronis.
Gejala rosacea seperti kemerahan pada daerah pipi dan hidung secara permanen, rasa panas sampai terbakar, kulit kering, serta pembuluh darah yang terlihat jelas.
Sedangkan untuk penyebab penyakit ini belum diketahui pasti, namun teori utama melibatkan kombinasi antara disfungsi sistem imun, peningkatan respons neurovaskular, dan paparan mikroorganisme seperti Demodex folliculorum.
Karena rosacea bersifat multifaktorial dan kronis, terapi berbasis stem cell mulai dilirik sebagai alternatif regeneratif dan antiinflamasi yang potensial untuk mengurangi kemerahan.
Baca Artikel Lainnya: Kombinasi Botox dan Secretome: Apakah Aman?
Terapi Stem Cell Membantu Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea
Terapi stem cell bekerja dengan memanfaatkan sifat imunomodulasi dan regeneratif. Dalam konteks rosacea stem cell melepaskan secretome yang mengandung faktor antiinflamasi dan antioksidan yang dapat menstabilkan pembuluh darah superfisial dan menurunkan inflamasi kulit.
Jenis Stem Cell yang Digunakan untuk Terapi Rosacea
- Mesenchymal Stem Cells (MSCs): Berasal dari jaringan adiposa atau tali pusat, efektif karena sifat antiinflamasi dan anti-angiogeniknya.
- CD34+ Stem Cells: Ditemukan dalam darah tepi terbukti membantu dalam mengatur vaskularisasi abnormal.
- Exosome dari MSCs: Komponen non-seluler yang sangat kaya akan protein regulator inflamasi dan digunakan dalam terapi topikal atau injeksi mikro.
Manfaat Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea
- Mengurangi erythema dan flushing dengan menstabilkan kapiler superficial.
- Menekan reaksi imun lokal yang menjadi dasar inflamasi kulit.
- Mengurangi frekuensi flare-up dengan memperbaiki fungsi sawar kulit.
- Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit akibat efek perbaikan jaringan dari stem cell.
Artikel Lain: Pemanfaatan Secretome untuk Kulit Rentan Iritasi
Prosedur Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea
- Pengambilan darah atau jaringan adiposa (jika menggunakan MSC).
- Pengampilkasin melalui suntikan intradermal menggunakan jarum halus (microneedle/cannula).
- Perawatan lanjutan topikal dengan serum exosome untuk efek jangka panjang.
Studi Klinis dan Temuan Terbaru
Terapi stem cell menunjukkan potensi menjanjikan dalam mengurangi kemerahan kulit rosacea melalui mekanisme antiinflamasi, imunomodulasi, dan regeneratif. Meskipun penelitian klinis masih terbatas, hasil awal sangat mendukung pengembangan terapi ini sebagai alternatif atau pelengkap dari terapi konvensional.
Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Terapi Stem Cell untuk Mengurangi Kemerahan pada Kulit Rosacea, Anda dapat menghubungi layanan kesehatan mitra Regenic.
Sumber Referensi:
- Farris, P. K., Gerstein, F. H., Baldwin, H. E., & Draelos, Z. (2024). A cosmetic regimen formulated to address the multi-modal pathogenesis of rosacea demonstrates efficacy for treating facial redness and skin's appearance. Journal of Drugs in Dermatology, 23(9), 757–763. https://doi.org/10.36849/JDD.8460
- Chang, C.-L., Sung, P.-H., Chen, K.-H., Shao, P.-L., Yang, C.-C., Cheng, B.-C., Lin, K.-C., Chen, C.-H., Chai, H.-T., Chang, H.-W., Yip, H.-K., & Chen, H.-H. (2018). Adipose-derived mesenchymal stem cell-derived exosomes alleviate overwhelming systemic inflammatory reaction and organ damage and improve outcome in rat sepsis syndrome. Stem Cell Research & Therapy, 9(1), 183. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29736200/
- Farshchian, M., & Daveluy, S. (2023). Rosacea. In StatPearls. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557574/
- Choe, J., & Barbieri, J. S. (2023). Emerging medical therapies in rosacea: A narrative review. American Journal of Clinical Dermatology, 24(5), 623–633. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37824060/
- Teleb, R. S., Abdul-Hafez, A., Othman, A., Ahmed, A. E., Elsaid, A. A., Arif, H., Zarea, A. A., Abdulmageed, M., Mohamed, H., Ibrahim, S. A., Thiruvenkataramani, R. P., Mohamed, T., Kanada, M., Madhukar, B. V., Gonzalez Arellano, M., Sayed, M. M., Qubaisy, H. M., & Omar, S. A. (2023). Cord blood plasma and placental mesenchymal stem cells-derived exosomes increase ex vivo expansion of human cord blood hematopoietic stem cells while maintaining their stemness. Stem Cell Research & Therapy, 14(1), 19. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36672185/