Kerusakan tulang rawan pada persendian merupakan salah satu penyebab utama munculnya nyeri sendi yang sering kali memburuk seiring bertambahnya usia.
Rasa nyeri dirasakan tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menyebabkan beban finansial semakin meningkat. Oleh karena itu, para dokter mulai mencari solusi yang lebih efektif untuk penanganan kasus ini, salah satunya dengan terapi regenerasi sendi.
Terapi ini bertujuan untuk membantu memperbaiki jaringan sendi yang rusak menggunakan berbagai metode pendekatan seperti terapi berbasis sel. Pendekatan ini tidak hanya untuk mengurangi gejala, namun juga untuk mengembalikan fungsi sendi yang menurun sehingga pasien dapat kembali beraktivitas.
Setelah dilakukannya penelitian yang lebih dalam, terapi ini menunjukkan hasil yang signifikan dalam memperbaiki kerusakan jaringan tulang rawan serta membantu mengurangi peradangan.
Pada studi model hewan di Amerika Serikat berpendapat bahwa pencangkokan Mesenchymal Stem Cell (MSCs) dari membran sendi memberikan hasil yang positif dalam merangsang pertumbuhan kembali tulang rawan.
Sementara itu, sejumlah penelitian di Tiongkok juga telah melakukan uji coba dengan metode pengambilan Mesenchymal Stem Cell dari jaringan adiposa. Hal ini dinilai efisien dari segi waktu serta mampu meminimalkan risiko perdarahan selama prosedur.
Bahkan, baru-baru ini, penelitian dari negara tersebut mengidentifikasi jenis Mesenchymal Stem Cell yang menunjukkan potensi dalam mendukung pertumbuhan jaringan tulang.
Dengan hasil tersebut, hal ini dapat menjadi salah satu peluang dalam perkembangan terapi regeneratif untuk gangguan sendi, meskipun masih dibutuhkannya penelitian lebih lanjut.
Peran Stem Cell dan Secretome untuk Regenerasi Sendi
Stem cell dan secretome berperan dalam regenerasi sendi. Stem cell yang berasal dari sumsum tulang (stem cell sumsum tulang), memiliki potensi untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel di dalam tubuh, termasuk sel yang berperan dalam pertumbuhan atau perbaikan jaringan sendi.
Sementara itu, Secretome merupakan kumpulan molekul dan faktor biologis yang dihasilkan oleh sel punca (stem cell). Molekul-molekul ini, seperti faktor pertumbuhan dan sitokin, yang berfungsi untuk membantu komunikasi antar sel dan mendukung proses regenerasi.
Prosedur Stem Cell dan Secretome untuk Regenerasi Sendi
Penerapan stem cell dan secretome untuk regenerasi sendi melibatkan beberapa langkah. Pertama, stem cell pada umumnya diambil dari sumsum tulang atau jaringan adiposa untuk diproses agar menghasilkan supernatan, yaitu cairan yang mengandung berbagai faktor untuk mendukung regenerasi. Setelah itu, supernatan atau stem cell tersebut dapat disuntikkan ke area sendi yang mengalami kerusakan pada pasien.
Baca Artikel Lainnya: Secretome untuk Regenerasi dan Penyembuhan Tulang
Studi Klinis dan Temuan Terbaru
Tidak sedikit penelitian yang mencoba menerapkan stem cell, baik itu secara langsung, maupun secara tidak langsung, seperti menggunakan secretome untuk membantu proses regenerasi.
Sebagai contoh, pada penelitian oleh Mitchell et al. (2019) menunjukkan bahwa secretome dari sel mesenchymal stromal yang terisolasi dari jaringan lemak dapat berperan dalam regenerasi otot rangka melalui kombinasi protein dan molekul yang dimilikinya.
Sementara itu, penelitian oleh Zhao et al. (2020) menunjukkan bahwa exosome yang berasal dari stem cell jaringan lemak dapat merangsang pembentukan jaringan tulang rawan (chondrogenesis) dan mengurangi inflamasi dengan miR-145 dan miR-221 sebagai mediator aktif.
Dari berbagai penelitian yang ada, stem cell maupun secretome berpotensi sebagai salah satu pilihan terapi regeneratif yang dapat dimanfaatkan, termasuk kondisi cedera tendon maupun gangguan sendi lainnya. Namun, terapi ini masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya mengenai efektivitas mekanisme kerja.
Oleh karena itu, meskipun terapi ini cukup memberikan dampak yang positif, penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Selain untuk memastikan efektivitas, juga untuk memastikan keamanan terapi sel (stem cell dan secretome) dalam berbagai kondisi klinis.
Konsultasi dengan tenaga medis profesional sangat disarankan agar terapi ini dapat diberikan secara tepat, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medis masing-masing pasien. Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar terapi sel stem cell dan secretome, Anda dapat menghubungi layanan kesehatan mitra Regenic.
Sumber Referensi:
- Liao, H., Hu, Y., Wang, Y., Zhang, Y., Li, Y., & Li, L. (2024). MSX1+PDGFRAlow limb mesenchyme-like cells as an efficient stem cell source for articular cartilage regeneration. Stem Cell Reports. https://www.cell.com/stem-cell-reports/fulltext/S2213-6711(24)00013-4?_returnURL=https%3A%2F%2Flinkinghub.elsevier.com%2Fretrieve%2Fpii%2FS2213671124000134%3Fshowall%3Dtrue
- Liu, T. P., Ha, P., Xiao, C. Y., Kim, S. Y., Jensen, A. R., Easley, J., Yao, Q., & Zhang, X. (2022). Updates on mesenchymal stem cell therapies for articular cartilage regeneration in large animal models. Frontiers in Cell and Developmental Biology, 10, 982199. https://doi.org/10.3389/fcell.2022.982199Frontiers
- To, K., Zhang, B., Romain, K., Mak, C., & Khan, W. (2019). Synovium-derived mesenchymal stem cell transplantation in cartilage regeneration: A PRISMA review of in vivo studies. Frontiers in Bioengineering and Biotechnology, 7, 314. https://doi.org/10.3389/fbioe.2019.00314
- Wang, Y., Yuan, M., Guo, Q. Y., Lu, S. B., & Peng, J. (2021). Mesenchymal stem cells for treating articular cartilage defects and osteoarthritis. Cell Transplantation, 30, 963689721991940. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25197793/
- Mitchell, R., Mellows, B., Sheard, J., Antonioli, M., Kretz, O., Chambers, D., Zeuner, M.-T., Tomkins, J. E., Denecke, B., Musante, L., Joch, B., Debacq-Chainiaux, F., Holthofer, H., Ray, S., Huber, T., Dengjel, J., de Coppi, P., Widera, D., & Patel, K. (2019). Secretome of adipose-derived mesenchymal stem cells promotes skeletal muscle regeneration through synergistic action of extracellular vesicle cargo and soluble proteins. Stem Cell Research & Therapy, 10(1), Article 116. https://doi.org/10.1186/s13287-019-1213-1
- Zhao, C., Chen, J.-Y., Peng, W.-M., Yuan, B., Bi, Q., & Xu, Y. (2020). Exosomes from adipose-derived stem cells promote chondrogenesis and suppress inflammation by upregulating miR-145 and miR-221. Molecular Medicine Reports, 21(3), 1881–1889. https://doi.org/10.3892/mmr.2020.10982