
Umum
Dapatkan artikel terbaru kami
Artikel Terbaru
Pendekatan Regeneratif Stem Cell dalam Penanganan Miom Uterus
Bambang Hadi PrabowoUmum08 Dec 2025
Miom uterus, atau dikenal juga sebagai leiomyoma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di jaringan otot rahim (miometrium). Meski tidak bersifat kanker, miom dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti perdarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul, sering buang air kecil, hingga gangguan kesuburan.
Peran Terapi Stem Cell dalam Meningkatkan Fungsi Ovarium
Bambang Hadi PrabowoUmum05 Dec 2025
Ovarium atau indung telur bukan hanya tempat sel telur matang, tapi juga berfungsi sebagai penghasil hormon penting seperti estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini berperan besar dalam menjaga kesuburan, keseimbangan hormon, serta kesehatan tubuh wanita secara keseluruhan.
Stem Cell untuk Penyakit Fabry: Harapan dari Terapi Genetik Regeneratif
Bambang Hadi PrabowoUmum05 Dec 2025
Penyakit fabry merupakan gangguan genetik yang langka yang termasuk dalam kelompok penyakit penyimpanan lisosom. Penyakit ini diturunkan secara autosomal resesif. Penyakit ini muncul karena adanya mutasi gen GLA, yang menyebabkan tubuh kekurangan enzim alfa glukosidase A. Tanpa adanya enzim ini, zat yang memiliki nama Gb3 (globotriaosilseramida) menumpuk di dalam organ dan menyebabkan kerusakan progresif.
Potensi Regeneratif Secretome dalam Mengatasi Tumor Jinak Rahim
Bambang Hadi PrabowoUmum05 Dec 2025
Tumor jinak rahim atau mioma uteri (fibroid) adalah pertumbuhan jaringan otot polos yang tidak bersifat kanker pada dinding rahim. Kondisi ini cukup umum, terutama pada wanita usia reproduktif. Gejalanya bisa sangat bervariasi, mulai dari menstruasi yang berat dan berkepanjangan, nyeri panggul, hingga gangguan kesuburan. Penyebab pasti mioma belum diketahui, tetapi faktor hormon (estrogen dan progesteron) serta genetika diyakini berperan besar.
Secretome untuk Percepatan Pemulihan Pasca-Kuret
Bambang Hadi PrabowoUmum04 Dec 2025
Kuretase atau "kuret" adalah prosedur medis yang umumnya dilakukan setelah keguguran, persalinan, atau untuk keperluan diagnosis. Meski umum dan relatif aman, prosedur ini bisa meninggalkan dampak pada rahim seperti penipisan lapisan dinding rahim (endometrium), terbentuknya jaringan parut (adhesi), bahkan bisa memicu gangguan kesuburan.
Terapi Stem Cell untuk Mengembalikan Keseimbangan Progesteron
Bambang Hadi PrabowoUmum04 Dec 2025
Pernahkah Anda mengalami siklus haid tidak teratur, jerawat hormonal, atau perubahan suasana hati yang drastis? Salah satu penyebabnya bisa jadi karena kadar hormon progesteron dalam tubuh yang tidak seimbang.
Terapi Stem Cell untuk Sindrom Asherman (Adhesi Rahim)
Bambang Hadi PrabowoUmum04 Dec 2025
Sindrom Asherman adalah kondisi ketika dinding bagian dalam rahim saling menempel karena terbentuk jaringan parut. Seperti luka yang sembuh tapi meninggalkan bekas dan menempel, jaringan ini bisa membuat rongga rahim menyempit bahkan tertutup. Akibatnya, wanita yang mengalaminya bisa jarang haid, tidak haid sama sekali, merasa nyeri di perut bagian bawah, atau kesulitan untuk hamil.
Secretome untuk Gangguan Hormon Estrogen Dominan
Bambang Hadi PrabowoUmum04 Dec 2025
Estrogen dominan merupakan kondisi yang terjadi ketika hormon estrogen ada di dalam tubuh wanita dalam jumlah yang tinggi dibanding hormon progesteron. Hal ini dapat terjadi meski kadar estrogen tidak terlalu tinggi. Ketidakseimbangan hormon ini dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan diantaranya seperti nyeri haid, perubahan suasana hati, dan kesulitan hamil.
Apa Itu Exosome dan Apa Bedanya dengan Secretome?
Bambang Hadi PrabowoUmum01 Dec 2025
Dalam beberapa tahun terakhir, terapi menggunakan secretome dan exosome menjadi topik yang menarik perhatian di dunia medis. Pendekatan ini dikenal sebagai terapi cell free, yaitu terapi yang tidak menggunakan sel hidup secara langsung, melainkan memanfaatkan zat bioaktif yang dihasilkan oleh sel untuk membantu proses perbaikan dan regenerasi jaringan tubuh.