Penyakit fabry merupakan gangguan genetik yang langka yang termasuk dalam kelompok penyakit penyimpanan lisosom. Penyakit ini diturunkan secara autosomal resesif. Penyakit ini muncul karena adanya mutasi gen GLA, yang menyebabkan tubuh kekurangan enzim alfa glukosidase A. Tanpa adanya enzim ini, zat yang memiliki nama Gb3 (globotriaosilseramida) menumpuk di dalam organ dan menyebabkan kerusakan progresif.
Gejala penyakit fabry bervariasi, dapat dipengaruhi usia dan jenis kelamin. Gejala yang sering terjadi seperti adanya sensasi terbakar di tangan dan kaki, masalah pencernaan, sulit berkeringat, bintik merah di kulit, dan gangguan pendengaran. Jika tidak segera ditangani maka akan menimbulkan penyakit serius seperti gagal ginjal, gangguan jantung hingga stroke.
Diagnosis dilakukan dengan cara tes enzim dan pemeriksaan genetik. Hingga saat ini pengobatan yang dapat dilakukan dengan cara terapi pengganti enzim namun, biayanya sangat mahal dan memiliki efek jangka panjang.
Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mulai mengembangkan pendekatan baru dengan terapi genetik dan stem cell yang memiliki tujuan untuk mengatasi penyakit ini. Pendekatan ini dapat memberikan harapan baru bagi pengobatan fabry yang lebih efektif.
Baca Artikel Lainnya: Pemanfaatan Terapi Regeneratif untuk Esofagitis
Peran Stem Cell dalam Penanganan Penyakit Fabry
Stem cell berkemungkinan untukdapat dimodifikasi secara genetik untuk membawa salinan gen GLA yang normal. Setelah dimasukan ke dalam tubuh pasien, sel-sel ini diharapkan akan memicu produksi enzim alfa glukosidase A dengan berkelanjutan, sehingga hal ini dapat mengurangi penumpukan zat yang berbahaya.
Terapi ini memanfaatkan proses cross correction yang memungkinkan enzim yang dihasilkan oleh sel hasil transplantasi bisa dilepaskan dan digunakan oleh sel lain di tubuh. Dengan cara ini, maka diharapkan pengobatan bisa menjangkau lebih banyak jaringan yang terdampak penyakit febry.
Jenis Stem Cell yang Diteliti untuk Penanganan Penyakit Fabry
Dua jenis stem cell yang sedang diteliti untuk terapi penyakit fabry:
1. Hematopoietic Stem Cell
Stem cell ini berasal dari sumsum tulang belakang atau darah tepi, sel ini kemudian dimodifikasi dengan menggunakan virus khusus agar bisa melawan gen GLA yang sehat. Kemudian dimasukan kembali ke dalam tubuh, hal ini diharapkan memicu produksi enzim yang dibutuhkan.
2. Induced Pluripotent Stem Cell (iPSC)
Sel ini dibuat dari sel tubuh pasien yang diprogram ulang agar mirip dengan stem cell embrio. iPSC diteliti untuk meniru penyakit fabry di laboratorium dan menguji pengobatan yang cocok secara personal sesuai dengan karakteristik gen.
Prosedur Terapi Stem Cell dalam Penanganan Penyakit Fabry
Pada penelitiannya prosedur terapi stem cell dilakukan dengan langkah berikut:
- Pengambilan stem cell dari pasien atau donor.
- Modifikasi genetik dalam laboratorium dengan vektor viral.
- Persiapan tubuh pasien untuk dimasukan stem cell.
- Infus stem cell yang telah dimodifikasi.
- Pemantauan secara teratur untuk menilai manfaat dan keamanan.
Baca Artikel Lainnya: Stem Cell Neural untuk Terapi Autisme Spektrum
Studi Klinis dan Riset Terkini
Penelitian yang dilakukan oleh Khan et al memberikan hasil uji klinis awal yang menjanjikan. Setelah lima pria yang mengalami penyakit ini diberikan terapi stem cells hematopoetik yang telah dilakukan modifikasi gen, pasien-pasien ini menunjukkan peningkatan aktivitas enzim α-galaktosidase A mendekati kadar normal dan penurunan Gb3 plasma.
Penelitian yang dilakukan Ogata et al yaitu stem cell hematopoietik yang telah dilakukan preconditioning dengan antibodi monoklonal berpotensi menjadi alternatif terapi. Cara ini dinilai memiliki efek samping yang ringan namun masih membutuhkan penelitian lanjutan.
Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Gao et al dengan riset menggunakan iPSC membantu peneliti memahami penyakit ini lebih mendalam serta merancang pengobatan yang lebih tepat sasaran bagi setiap pasien.
Terapi stem cell dan pendekatan genetik untuk penyakit Fabry menawarkan harapan baru dalam mengatasi defisiensi enzim secara berkelanjutan. Dengan kemajuan teknologi seperti lentiviral vector dan iPSC, serta hasil positif dari studi klinis awal, terapi regeneratif potensial untuk menjadi solusi masa depan bagi pasien fabry.
Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi, silakan hubungi mitra kami di Regenic.
Sumber Referensi:
- Khan, A., Barber, D., Huang, J., Rupar, C. A., Rip, J., Auray-Blais, C., Boutin, M., O’Hoski, P., Gargulak, K., McKillop, W., Fraser, G., Wasim, S., Lemoine, K., Jelinski, S. A., Chaudhry, A., Prokopishyn, N., Morel, C., Couban, S., Duggan, P., ... Medin, J. (2021). Lentivirus-mediated gene therapy for Fabry disease. Nature Communications, 12. https://www.nature.com/articles/s41467-021-21371-5
- Ogata, J., Shimada, Y., Ohashi, T., & Kobayashi, H. (2024). Usefulness of antibody-drug conjugate as preconditioning for hematopoietic stem cell-targeted gene therapy in wild-type and Fabry disease mouse models. Molecular Genetics and Metabolism, 142(3), 108494. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1096719224003780
- Jahn, C., Juchem, M., Sonnenschein, K., Gietz, A., Buchegger, T., Lachmann, N., Göhring, G., Behrens, Y., Bär, C., Thum, T., & Hoepfner, J. (2024). Generation of human induced pluripotent stem cell line MHHi029-A from a male Fabry disease patient carrying c.959A > T mutation. Stem Cell Research, 77, 103404. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1873506124001028
- Gao, L., Lu, Z., Zhang, Y., Liu, L., Sun, J., Fu, H., Mao, J., & Hu, L. (2024). Clinical characteristics and induced pluripotent stem cells (iPSCs) disease model of Fabry disease caused by a novel GLA mutation. QJM: An International Journal of Medicine, 117, 566–573. https://academic.oup.com/qjmed/article/117/8/566/7617692
- Yoshimitsu, M., Higuchi, K., Arima, N., Medin, J., & Takenaka, T. (2015). Successful induction of pluripotent stem cells from a Fabry disease mouse model: Toward the development of safe lentiviral gene therapy. Journal of Stem Cell Research & Therapy, 5(1), 1–6. https://www.walshmedicalmedia.com/open-access/successful-induction-of-pluripotent-stem-cells-from-a-fabry-disease-mouse-model-toward-the-development-of-safe-lentiviral-gene-therapy-2157-7633.1000259.pdf